|
USAHA perikanan belum optimal menggulirkan modal awal pa-danaan (MAP) lembaga modal ventura daerah (LMVD). Sejak 2001, usaha ini hanya menggulirkan investasi modal Rpl,86 miliar dari modal awal Rp3,534 miliar. Sedangkan perguliran investasi pada empat sektor lainnya melampaui Rp6 miliar.
Deputi Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Choirul Djamhari mengatakan, LMVD memiliki kebijakan sendiri menyalurkan modal ventura. "LMVD menyalurkan kepada sektor usaha yang dianggap unggulan ketika dihadapkan pada dana terbatas inereka punya perioritas," katanya kepada Jumal Nasional akhir pekan lalu.
Perguliran modal ventura kepada usaha perikanan dengan menyeleksi kelayakan usaha, keberlanjutan usaha, dan reputasi usaha. Syarat ini dinilai tidak terpenuhi oleh
usaha perikanan yang berada di kawasan pesisir Indonesia.
Usaha perikanan tangkap, misalnya, dinilai sensitif dengan pergantian iklim. Cuaca buruk yang memicu ombak tinggi memengaruhi kegiatan perikanan tangkap. Menurut dia, aktivitas bisnis tersendat berimplikasi pada pengembalian kewajiban bayar kepada LMVD.
Menurut dia, rendahnya perguliran modal ventura karena usaha perikanan tidak semua ada di provinsi. Potensi bisnis sektor ini dinilai kalah tinggi dengan usaha perdagangan, pertanian, jasa, indus- tri, dan industri rumahan.
Selama ini, pendampingan LMVD tidak efisien dan efektif menekan risiko usaha perikanan. Seharusnya, LMVD terlibat menanam modal usaha dan ikut menanggung risiko usaha. "Cuma saya melihat kenyataan, pengelola LMVD itu pragmatik. Hanya memilih nasabah lama agar lancar. Akibatnya kebanyakan nasabah LMVD itu-itu saja."
Data Kemenkop dan UKM menyebutkan, usaha industri mampu menggulirkan
Rp9,749 miliar dari investasi awal Rpl2,715 miliar. Usaha jasa menggulirkan Rp23,454 miliar dari investasi awal Rp30,163 miliar, perdagangan Rp57,700 miliar dari investasi awal Rp42,503 miliar, dan perikanan Rp6,708 miliar dari investasi awal Rp618 juta.
Sekretaris Menkop dan UKM Guritno Kusumo mengatakan, rendahnya perguliran modal ventura menunjukkan usaha perikanan dianggap belum bankable. Pemerintah, akan merevitalisasi usaha perikanan hingga dipercaya perbankan dan LMVD. "Tugas pemerintah meningkatkan keterampilan khusus sumber daya manusia hingga mereka dipercaya."
Sumber Jurnal Nasional |