| Krisis Listrik Rugikan UMKM Kepulauan Riau |
|
|
|
| Berita - Media Massa |
| Written by Sahnan |
| Wednesday, 18 November 2009 11:41 |
|
PRODUKTIVITAS usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bintan dan Karimun, Kepulauan Riau menurun hingga 30 persen. Dampak krisis listrik PT PLN. Sekitar 50 persen UMKM beralih menggunakan genset hingga berakibat pada kenaikan biaya produksi. Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah mengatakan, persoalan krisis listrik di Bintan dan Karimun sudah disampaikan ke pusat. "Kita selama ini terperangkap pada ketidakmampuan PLN memelihara mesin-mesin yang a-khimya mereka tidak mampu melayani kebutuhan masyara- kat," katanya, di Tanjung Pinang, Selasa (17/11). Ismeth mengatakan, akan ada pertemuan tindak lanjut membahas krisis listrik di Kepri antara, PLN dan Departemen Energi dan Sumber Daa Mineral (ESDM). Langkah jangka pendek menjawab kebutuhan listrik dengan membangun PLTU 30 megawatt (MWI. "Akhir tahun ini akan mulai hidup," ujar dia. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepri, Jon .Arizal mengungkapkan, pemadaman listrik hampir setiap hari terjadi di Kepri. Kecuali Batam, enam kabupaten lain, yakni Bintan, Karimun, Kota Tanjung Pinang, Lingga, Natuna, dan Anambas. "Rata-rata pemadaman berlangsung empat sampai lima Jam hampir tiap hari." Menurut dia, produktivitas industri kecil menengah (IKM) menurun 30 persen setahun belakangan ini. Pengusaha besar relatif tak terlalu berimbas meski menggunakan genset. Berbeda dengan UKM, setelah memakai genset biaya produksi Jadi naik. Kondisi Ini khawatir membuat pengusaha menekan upah pekerja dan menaikkan harga Jual produk. Jon mengungkapkan, ada empat program Jangka pendek dan Jangka panjang dalam mengatasi krisis listrik di Kepri, antara lain, pembangunan PLTU Bintan yang rampung akhir 2009, pembangunan listrik oleh investor lokal dan Korea, dan penggunaan genset sewaan oleh PLN. Adapun program Jangka panjang dengan menyam-bungkan transmisi Batam ke Bintan. Di Batam terjadi kelebihan pasokan. Rencana Ini, berimplikasi pada pengenaan tarif regional bagi konsumen di Bintan. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Amir Faizal mengatakan, krisis listrik berdampak besar terhadap UKM dan koperasi. "Inilah susahnya, masyarakat sudah protes ke PLN, tapi belum ada perbaikan. Pemadaman listrik hampir tiap hari." Sumber : Jurnal Nasional |
| Random Content | |
Tempat Pencarian Cepat |