| Kemenkop siap ajukan APBN-P |
|
|
|
| Berita - Media Massa |
| Written by Sahnan |
| Friday, 29 January 2010 09:15 |
|
JAKARTA Menteri Negara Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan segera mengajukan permohonan APBN-P kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, setelah program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu II selesai pada 1 Februari. Realisasi penambahan anggaran operasional dari APBN-Penambahan sangat memungkinkan diberikan pemerintah, karena pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) masih diperlukan. "Yang penting, penggunaan dari dana APBN-P itu tidak dilakukan secara ego sentral. Pemakaiannya harus dipergunakan dengan kompreherensif," ungkap Sjarifuddin, kemarin. Dana APBN-P diperlukan terkait dengan persaingan bisnis global yang tidak bisa dihindari, mencakup produk-produk yang dihasilkan UMKM. Secara khusus lagi untuk menghadapi Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA). Sumber : Bisnis Indonesia |
| Random Content | |
Tempat Pencarian Cepat |