Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

ImageKementerian Koperasi dan UKM melakukan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Usaha KUMKM  daerah Wisata dan Usaha Mikro Perikanan Wilayah Pesisir di Kabupaten Belitung. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah pada tanggal 26 April 2010 telah melakukan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Usaha KUMKM, bertempat di Hotel Grand Pesona Impian Kab. Belitung dengan peserta berjumlah 80 orang usaha mikro dan kecil (UMK), diantaranya bidang usaha wisata sebanyak 30 orang, pengolahan perikanan sebanyak 50 orang yang berasal dari Kab. Belitung dan Kab. Belitung Timur.

Menkop Luncurkan Dua Produk Unggulan Aceh PDF Print E-mail
Written by Artikel   
Monday, 01 October 2012 09:46

Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan meluncurkan dua produk unggulan dari Provinsi Aceh yakni kerajinan bordir dari Kabupaten Aceh Besar dan kopi dari Aceh Tengah. "Aceh merupakan provinsi pertama yang memproklamirkan dua produk sekaligus yakni kerajinan bordir dan kopi," katanya disela-sela peluncuran produk unggulan Aceh di Aceh Besar, Jumat.

Dijelaskannya, peluncuran dua produk unggulan dari Provinsi Aceh tersebut merupakan bagian dari program pengembangan produk unggulan daerah dengan pendekatan satu gampong/desa satu produk. "Dengan hadirnya satu atau lebih produk unggulan dari satu gampong maka upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat akan tercapai di masa mendatang, katanya.

Menurut dia , tumbuhnya produk-produk unggulan disetiap gampong yang ada di 23 kabupaten/kota di Aceh khususnya dan Indonesia umumnya akan memberi dampak positif seperti adanya nilai tambah terhadap sebuah produk yang dihasilkan. "Kami akan berupaya untuk memberikan pendampingan, pemasaran dan promosi dalam meningkatkan kesejahteraan para perajin disetiap gampong di masa mendatang,katanya.

Ia mengatakan berbagai produk unggulan yang dihasilkan provinsi ujung paling barat Indonesia itu akan di promosikan di Jakarta untuk disungguhkan bagi tamu yang datang dari berbagai penjuru dunia."Jika orang lihat kopi maka pasti ingatnya Aceh begitu juga produk lainnya yang akan terus muncul disetiap gampong di masa mendatang," katanya.

 

Syarifuddin menambahkan, pihaknya siap untuk memberikan pembinaan dan memfasilitasi para kalangan pelaku usaha agar mendapatkan akses permodalan dari pihak perbankan. Ia memberikan apresiasi terhadap mitos kerja orang Aceh yang terus tumbuh positif dan hal tersebut akan mampu meningkatkan pertumbuhan kapita masyarakat lebih baik di masa mendatang. "Kami yakin pertumbuhan ekonomi masyarakat dan provinsi akan terus meningkat dimasa mendatang seiring terus mengeliatnya berbagai sektor ekonomi yang ada di Aceh," katanya.

Sementara itu Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan kehadiran program tersebut sangat efektif dalam memberikan ruang untuk setiap produk daerah dalam merambah pasar global. "Artinya, setiap daerah memiliki kesempatan untuk mengembangkan produk khas dan berkualitas dalam menarik minat pembeli di pasaran," katanya.

Zaini mengatakan Pemerintah Aceh sangat mendukung program tersebut sebab provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu memiliki banyak produk UKM yang memiliki daya tarik bagi konsumen di pasar internasional. Dalam peluncuran dua produk unggulan tersebut juga hadir Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah, Penjabat Bupati Aceh Tengah Moh Tanwier, Wali kota Banda Aceh Mawardy Nurdin dan sejumlah pimpinan daerah lainnya.

Gedung Promosi

Selain itu, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah akan membangun gedung promosi produk unggulan di Provinsi Aceh pada 2013. "Insya Allah pada 2013, Aceh akan memiliki gedung untuk mempromosikan berbagai produk unggulan yang berasal dari gampong/desa yang ada di 23 kabupaten/kota," kata Menkop.

Dijelaskannya, gedung promosi tersebut bertujuan untuk mempromosikan berbagai hasil produksi yang dihasilkan masyarakat di provinsi ujung paling barat Indonesia itu. "Ini juga bagian dari salah satu cara memasarkan produk yang ada di Aceh di pasaran. Pemasaran produk ini tidak hanya dilakukan di tingkat regional tapi juga bisa nasional hingga internasional," katanya.

Ia menyakini dengan program satu gampong/desa satu produk tersebut akan mampu melahirkan berbagai produk khas daerah yang akan mampu meningkatkan pertumbuhan eknomi masyarakat pada masa mendatang. Syarifuddin mengatakan selain adanya gedung promosi di tingkat provinsi, berbagai produk unggulan asal provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu juga dapat di promosi di Jakarta.

Kementerian Koperasi dan UKM akan terus berupaya untuk mempromosikan berbagai hasil kerajinan dan produk unggulan di setiap kawasan yang ada di Tanah Air dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi di berbagai penjuru. Ia menambahkan, dalam peningkatan produk tersebut pihaknya juga akan mendampingi para pelaku usaha dalam mengakses modal pengembangan usaha dari pihak perbankan.

Sumber : Harian Ekonomi Neraca

 

LAYANAN PUBLIK

CALL-CENTER-KUKM-500587.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini343
mod_vvisit_counterKemarin4470
mod_vvisit_counterMinggu ini21261
mod_vvisit_counterMinggu lalu28888
mod_vvisit_counterBulan ini62476
mod_vvisit_counterBulan lalu75579
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5422568

We have: 24 guests, 9 bots online
IP: 54.198.130.167
 , 
Aug 28, 2014