Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

ImageKementerian Koperasi dan UKM melakukan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Usaha KUMKM  daerah Wisata dan Usaha Mikro Perikanan Wilayah Pesisir di Kabupaten Belitung. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah pada tanggal 26 April 2010 telah melakukan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Usaha KUMKM, bertempat di Hotel Grand Pesona Impian Kab. Belitung dengan peserta berjumlah 80 orang usaha mikro dan kecil (UMK), diantaranya bidang usaha wisata sebanyak 30 orang, pengolahan perikanan sebanyak 50 orang yang berasal dari Kab. Belitung dan Kab. Belitung Timur.

Pelaku Ekonomi di Jabar, 90% UMKM PDF Print E-mail
Written by Artikel   
Friday, 02 November 2012 09:52

GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan menegaskan, keberadaan Gedung Sentra Bisnis Koperasi (Senbik) dan Usaha Mikro Kecil Menengah di Jl Soekarno-Hatta No 729C, Bandung, akan dimaksimalkan menjadi pusat pemasaran produk-produk Koperasi dan UMKM (KUMKM) dari seluruh Provinsi Jabar.

"Seperti kita ketahui bersama, jenis usaha yang tahan banting dan tak bergeming dan krisis ekonomi global, adalah UMKM dan Koperasi Di Jabar sendiri, pelaku ekonominya mayoritas atau sekitar 90 persen" adalah KUMKM," ungkap Gubernur saat serah-terima Gedung Senbik UMKM di Gedung Bandung. Rabu (31/10).

Ke depan, tegas Gubernur, kami komitmen akan terus menggiatkan aktivitas bisnis KUMKM. Selain hanya butuh modal kecil sekitar 15 persen dibanding industri pabrikan yang butuh modal 85 persen, KUMKM dapat merekrut jumlah tenaga sekitar 90 persen lantaran padat karya, dibanding industri pabrikan yang hanya menampung 10 persen tenaga kerja.

"Meski begitu, kedua jenis usaha itu kita butuhkan untuk membangun Jabar. Yang lebih utama lagi, kami akan membidik para enterpreneur dari kalangan generasi muda sehingga lebih dapat mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Yang pasti, pada akhir Desember 2012 ini, jumlah penduduk Jabar akan mencapai 44,5 juta.

Jumlah ini, adalah 20 persen dari total penduduk nasional. Jika kemenkop UKM bantu program di Jabar, sama saja telah mengentaskan 20 persen kemiskinan dan pengangguran di Jabar," tegas Gubernur Jabar.

Menanggapi pernyataan Gubernur Jabar tersebut, Sekretaris Menteri (Sesmen) Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Agus Muharam mengatakan, alokasi dana bantuan Kemenkop UKM untuk program di Provinsi Jabar adalah kedua terbesar, setelah Provinsi Jawa Timur (Jatim).

"Gedung Senbik UKM di Bandung ini, dibangun berdasarkan dana APBN alokasi dari Kemenkop UKM senilai Rp 11.4 miliar yang pembangunannya sudah dilakukan sejak 2007. Gedung ini akan menjadi pusat promosi dan pemasaran produk-produk UMKM di Jabar yang lumlahnya mencapai 90 persen. Kemenkop pun punya Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUMKM yang siap membantu," papar Agus.

Sementara Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha Nedy Rail Naldy menambahkan, keberadaan Gedung Senbik UKM di Bandung ini, merupakan sarana gedung kelima dalam program promosi dan pemasaran KUMKM. Di antaranya gedung 1 SME Tower di Jakarta, gedung serupa di Manado, Makasar, dan Palembang. "Namun yang baru din serah terimakan kepada Pemprov, baru di Bandung ini," papar Nedy.

Upaya dan program promosi dan pemasaran Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha itu untuk mengantisipasi dan jalan dengan semakin berkembangnya KUMKM di Indonesia. Jumlah koperasi, kini telah mencapai 192.442 unit dan jumlah UMKM mencapai 55,2 juta. Dengan jumlah enterpreneur 1,6 persen dari total penduduk Indonesia.

Sumber : Jurnal Nasional

 

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1150
mod_vvisit_counterKemarin3528
mod_vvisit_counterMinggu ini20823
mod_vvisit_counterMinggu lalu26604
mod_vvisit_counterBulan ini70102
mod_vvisit_counterBulan lalu123517
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5858171

We have: 40 guests, 18 bots online
IP: 54.237.38.30
 , 
Dec 19, 2014