Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

ImagePelaku usaha kecil menengah (UKM) di kawasan tengah dan timur Indonesia berpeluang meningkatkan ekspor ke Brunei Darussalam, Malaysia, dan Filipina dengan memanfaatkan perjanjian kerja sama BIMP-EAGA. BIMP-EAGA {Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia and Phi-lipines East Asean Growth Area) merupakan kerja sama peningkatan pertumbuhan ekonomi kawasan di antara empat negara Asean.

Klinik Pro-Mutu siap pacu daya saing UKM PDF Print E-mail
Written by Artikel   
Wednesday, 11 August 2010 09:12

JAKARTA Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan klinik layanan sertifikasi produk Pro-Mutu untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) membenahi masalah kemasan, HaKI maupun sertifikasi halal.

Ahmad Junaidi, Asisten Deputi Urusan Produktivitas Mutu Kementerian Koperasi dan UKM, mengatakan klinik ini akan dijadikan semacam one stop sen/ices terhadap UMKM yang masih terkendala dengan standardisasi mutu serta pendukung lain untuk pemasaran produk.

"Kami berharap pelaku UMKM tidak bingung lagi mencari lembaga konsultasi sebab klinik ini bisa mengarahkan mereka ke lembaga terkait sesuai dengan keperluan usahanya," ujarnya,, kemarin.

Setelah peresmian klinik Pro-Mutu (Produktivitas dan Mutu) selanjutnya Kementerian Koperasi dan UKM akan me-replikasi klinik ini ke berbagai daerah di tingkat provinsi, kabupaten/kota sebagai upaya menjawab permasalahan UMKM dalam hal peningkatan produktivitas dan mutu.

Pemerintah optimistis klinik Pro-Mutu akan bisa membantu UMKM, karena bisa memberi solusi bagi setiap permasalahan yang dihadapi melalui konsultasi.

Selanjutnya difasilitasi kepada lembaga terkait yang menangani masalah HaKI, desain kemasan maupun kepentingan latn.

Menurut Junaidi, ind dari keberadaan Klinik Layanan Sertifikasi Produk Pro-Mutu di bawah Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukurisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM ini adalah untuk mengakomodasi kebutuhan UMKM dalam meningkatkan daya saing pro-duknya.

Misalnya,melalui manajemen mutu (ISO dan SNI), pendaftaran merek da* gang, desain industri, hak paten, haty cipta, sertifikasi halal, desain kemasanj inovasi teknologi serta yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Asisten Deputi Urusan produktivitas dan Mutu.

Klinik ini a.I. memberikan layanan int formasi berupa leaflet, buku panduaij dan konsultasi.

Operasionalisasinya dibantu oleh ah( di bidang-bidang yang sesuai dengan jasj layanan tersedia pada klinik tersebut.

"Klinik juga menjembatani prod ut UMKM yang hendak bermitra denga* perusahaan ritel maupun toko modern. Selama ini mereka tidak pernah melengt kapi produknya dengan barcode yang menjadi tuntutan pasar modem maupun kelengkapan data kedaluarsa."

Semua jasa tersebut disediakan tanpi dipungut biaya apa pun. Biaya dikeluarkan pelaku usaha ketika sudah berhadap} an langsung Wengan lembaga yang me ngeluarkan sertifikasi maupun kemasa i serta jasa lain sesuai dengan kebutuhan

"Kami juga bisa fasilitasi agar perusa haan atau lembaga yang menyediakai kemasan misalnya, bisa melayani UMKM sesuai dengan kebutuhannya.

Artinya, lanjut Junaidi dalam satu order misalnya, tidak harus kapasitas penuh sesuai dengan minimal order yang ditetapkan.

Sumber : Bisnis Indonesia

 

LAYANAN PUBLIK

CALL-CENTER-KUKM-500587.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini366
mod_vvisit_counterKemarin3591
mod_vvisit_counterMinggu ini366
mod_vvisit_counterMinggu lalu28888
mod_vvisit_counterBulan ini41581
mod_vvisit_counterBulan lalu75579
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5401673

We have: 13 guests, 8 bots online
IP: 54.226.166.224
 , 
Aug 23, 2014