Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri
Menkop UKM Pendekatan OVOP Lewat Koperasi Jadi Kekuatan Ekonomi yang Besar PDF Print E-mail
Written by Artikel   
Thursday, 10 March 2011 09:12

Jakarta, MENTERI Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengatakan, program One Village One Product (OVOP) melalui koperasi di tanah air seperti yang dilaksanakan di Pacitan. Jawa Timur.menghasilkan batik kualitas tinggi dengan pewarna alami yang ramah lingkungan dan diminati pasar ekspor. "Di sini terbukti koperasi dapat menjadi kekuatan ekonomi yang besar yang dapat menyejahterakan rakyat Indonesia," kata Menteri Sjarifuddin dalam siaran pers Kemenkop dan UKM yang diterima SENTANA, Rabu (9/3).

Disebutkan, kesuksesan Pacitan melalui OVOP koperasi tersebut mendorong Menteri untuk berharap empat tahun ke depan Pacitan akan melahirkan koperasi terbesar kedua di Indonesia setelah Kospin Jasa yang saat ini merupakan koperasi terbesar di Indonesia.

Balikan menteri memuji Pemerintah Kabupaten Pacitan yang menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang meluncurkan program OVOP. Menteri berjanji untuk memprioritaskan Kabupaten Pacitan untuk mendapatkan perkuatan modal melalui Lembaga Pengelola Dana Bcrguiir (LPDB) KUMKM

OVOP. kata Menteri, merupakan program yang berasal dari Jepang yakni Oita dengan konsep mendorong produk daerah melalui koperasi. Semua produk yang ada dituntut memiliki nilai tambah yang tinggi sehingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Batik di wilayah itu banyak dikembangkan di Dusun Lorok Desa Bo-goharjo. Kecamatan Ngadirojo, sehingga batik tulis khas daerah itu lebih banyak dikenal sebagai batik lorok. Produk itu potensial dikembangkan sebagai produk unggulan karena memiliki nilai tambah tinggi termasuk unik lantaran menggunakan pewarna alami yang ramah lingkungan.

Suplai bahan baku dan pemasaran dilakukan oleh koperasi diantaranya Koperasi Wanita Canting Jaya yang menyuplai bahan baku dari Solo, Yogyakarta, dan Bali, Koperasi Wanita Balik Puri, dan Koperasi Maju Lancar Malika.

Sampai saat ini, produk batik lorok terkendala persoalan di antaranya masih terbatasnya upaya promosi, belum seluruh perajin memiliki merek dan hak paten, serta sulitnya infrastruktur untuk menjangkau sentra batik lorok (sekitar 40 km dari pusat kota Pacitan). Padahal, batik tersebut terbukti telah diminati oleh pembeli asing dari India dan Jerman yangsudah mendatangi dan memesan langsung ke sentra batik lorok.

Deputi Bidang Pengkajian Sumber Daya KUKM Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta, menyalakan, pihaknya akan tenis berupaya mempromosikan produk unggulan. Pacitan tersebut melalui pameran-pameran termasuk mendisplay batik lorok di Gedung Smesco UKM Jakarta. "Setelah dipromosikan di Smesco UKM Jakarta, batik lorok semakin dikenal bahkan telah dipesan pembeli asing dari India dan Jerman," kata Wayan.

Pihaknya juga siap membantu permodalan para perajin batik melalui koperasi dan memfasilitasi merek/ branding serta hak paten. Pada kesempatan itu. Menteri Koperasi dan UKM. Sjarifuddin Hasan, menyerahkan bantuan 40 unit sarana/kios kepada pedagang kaki lima melalui Koperasi Bumi Raya Perkasa, bantuan pelatihan pengrajin gula kelapa, dan bantuan permodalan pengrajin gerabah melalui Koperasi Maju Asri.

Menteri juga menyerahkan bantuan pengadaan sarana peralatan produksi batik tulis kepada Koperasi Wanita Batik Puri, bantuan permodalan kepada Koperasi Maju Lancar Malika. dan bantuan perkuatan modal kepada Koperasi Wanita Canting Jaya.

 

Sumber : SENTANA

 

Kolom Berita

 

Kemenkop dan UKM-Kotra Fasilitasi Peningkatan Produksi Gula Semut

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Kulon Progo: Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Korea Trade-Investment Promotion Agency of Republik Korea (Kotra) siap memfasilitasi peningkatan produksi gula kelapa organik (organic coconut sugar) atau yang dikenal gula semut di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Deputi Bidang Pengkajian Sumber Daya Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM, Meliadi Sembiring memastikan, pihaknya akan terus mendorong pengembangan gula semut secara konkret di Koperasi Serba Usaha (KSU) Jatirogo. "Kementerian dan Kotra berupaya meningkatkan

read more...

PELATIHAN WIRAUSAHA: Bidik Keluarga Petani Dan Nelayan Di 4 Provinsi

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

JAKARTA- Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan program pelatihan kewirausahaan yang ditujukan bagi keluarga petani dan nelayan di empat provinsi di Indonesia. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso Budi Susetyo mengatakan pihaknya memulai program pelatihan kewirausahaan bagi keluarga petani dan nelayan di empat provinsi yang telah diidentifikasi potensial.

"Kami melakukan identifikasi di empat provinsi sampel yakni di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten," katanya, Senin (2/3/2015).

read more...

Ini 3 Resep agar Jadi Wirausaha Unggul

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

JAKARTA - Menjelang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean, Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong pelaku usaha, terutama skala mikro, agar bisa menciptakan usaha yang teruji unggul dan punya nilai lebih.Deputi bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari menyatakan dalam khazanah kompetisi, wirausaha selain harus teruji juga perlu tampil contestable artinya tidak kalah saat dipertandingkan dengan usaha sejenis di skala yang sama atau bahkan skala lebih tinggi.

Agar UKM bisa diunggulkan ke depannya, ada tiga resep sederhana yang dibagikan Choirul."Anda enggak boleh

read more...

Menkop UKM: Suku Bunga LPDB KUKM Turun Jadi 5%

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

JAKARTA- Menteri  Koperasi dan UKM Agung Gedhe Ngurah Puspayoga mengatakan pihaknya akan menurunkan suku bunga Lembaga Pembiayaan Dana Bergulir Kredit Usaha Kecil Menengan (LPDB KUKM).

"Satelah melihat hasil evaluasi, Kemenkop UKM akan menurunkan suku bunga dana bergulir menjadi 5%. Para calon debitur LPDB KUKM bisa menikmati layanan baru ini mulai Maret 2015," ujarnya, Sabtu (21/2/2015).

read more...

USAHA UNGGULAN Koperasi Di Jambi Siap Hadapi MEA 2015

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

JAMBI - Usaha unggulan koperasi di Provinsi Jambi siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, kata Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi Provinsi Jambi, Lanjariyanto, Minggu (22/2/2015).

Dikatakannya, dalam menghadapi MEA, Kementerian Koperasi telah mempunyai program pengembangan usaha koperasi, salah satunya adalah penataan kelembagaan koperasi yang mempunyai usaha unggulan yang tersebar di Kabupaten/kota dalam provinsi ini.

read more...

Berantas Praktik Mafia, Koperasi Pasar Jadi Distributor Beras Murah

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

JAKARTA - Koperasi Pasar (Koppas) disiapkan untuk menjadi penyalur beras murah sebagai salah satu langkah memotong mata rantai praktik mafia beras di Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM, Anak AAGN Puspayoga mengatakan peran Koppas perlu dioptimalkan dalam rangka penyaluran beras secara wajar sekaligus menekan maraknya permainan oknum yang memanfaatan kondisi untuk memainkan harga beras di pasar.

read more...

Kulonprogo jadi kabupaten percontohan wirausaha

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Kementerian Koperasi dan UKM menjadikan Kulonprogo sebagai kabupaten percontohan wirausaha melalui sejumlah program pengembangan wirausaha terpadu di wilayah itu.Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso Budi Susetyo di Jakarta, Minggu, mengatakan Kulonprogo yang merupakan salah satu kabupaten di wilayah DIY layak dikembangkan menjadi kabupaten wirausaha karena berbagai faktor.

read more...

Kemenkop Latih Kewirausahaan Keluarga Petani-Nelayan

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM segera melatih keterampilan dan kewirausahaan kepada ribuan keluarga petani dan nelayan sebagai salah satu dukungan terhadap tercapainya program swasembada pangan. "Kami sudah menyusun beberapa program untuk mendukung keberhasilan ketahanan pangan nasional di antaranya Program Pengembangan Kapasitas SDM bagi Keluarga Nelayan dan Keluarga Petani, kaa Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso Budi Susetyo di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan, pada tahap awal pihaknya berencana untuk menyasar program ini kepada Keluarga Nelayan

read more...

Produk Jajanan Malaysia Banjiri Pasar Indonesia, Menkop Prihatin

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengaku prihatin dengan banyaknya jajanan asal Malaysia yang membanjiri pasar dan pusat oleh-oleh, khususnya di daerah perbatasan, seperti Batam.

"Saya prihatin mendapati produk makanan ringan yang jadi oleh -oleh kota Batam," kata AAGN Puspayoga dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin (9/2/2015).

read more...

Logo Gerakan Koperasi (Diubah)

Logo Perubahan

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini246
mod_vvisit_counterKemarin4850
mod_vvisit_counterMinggu ini25166
mod_vvisit_counterMinggu lalu34794
mod_vvisit_counterBulan ini25166
mod_vvisit_counterBulan lalu128804
mod_vvisit_counterTotal kunjungan6192868

We have: 13 guests, 10 bots online
IP: 54.161.195.4
 , 
Mar 06, 2015

show

Sesuai dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2008  tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, salah satu pengertian UMKM adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini.

PROGRAM DAN KEGIATAN


show

Laporan Monitoring Atas Penyaluran Bantuan Perkuatan/Bantuan Sosial Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

show

Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Pra-Musrenbangnas Bidang Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

 

show

Informasi dan Bahan Rapat Koordinasi Nasional Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Jakarta

PENGUMUMAN


show

Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) Di Lingkungan Instansi Pemerintah

MEDIA SOSIAL


INFORMASI UMUM


show

Motto Pelayanan : "MANTAP" (Melayani dengan Amanah, Tanggap, Akuntabel dan Profesional)

show

Laporan Akuntabilitas Kinerja (LAKIP) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

show

Rekapitulasi RUP Kementerian Koperasi Dan Pengusaha Kecil Dan Menengah Tahun Anggaran Tahun 2014

LAYANAN PUBLIK


show

Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

show

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

show

Pahami cara kerja dan penggunaan LAPOR! sebagai sarana pengawasan pembangunan yang mudah dan terpadu.

show

Sistem Aspirasi Pengaduan Masyarakat - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah

showCall Center / Hallo Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah