Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

ImagePelaku usaha kecil menengah (UKM) di kawasan tengah dan timur Indonesia berpeluang meningkatkan ekspor ke Brunei Darussalam, Malaysia, dan Filipina dengan memanfaatkan perjanjian kerja sama BIMP-EAGA. BIMP-EAGA {Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia and Phi-lipines East Asean Growth Area) merupakan kerja sama peningkatan pertumbuhan ekonomi kawasan di antara empat negara Asean.

Koperasi Aktif Merangsang Pertumbuhan Ekonomi yang Baik PDF Print E-mail
Written by Artikel   
Thursday, 23 June 2011 09:27

KEMENTERIAN Negara Koperasi dan UKM mencatat sebanyak 19 persen dari! 77.482 koperasi di Indonesia tidak aktif. Diharapkan tahun-tahun mendatang koperasi yang ada tetap aktif sehingga pertumbuhan ekonomi akan tumbuh dengan baik. kata Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, pada kunjungan kerja ke Provinsi Lampung.

Dia menyebutkan, pelaku usaha kecil menengah di Tanah Alr tergabung dalam wadah koperasi saat ini tumbuh dan berkembang. Karena itu, lanjut dia, diharapkan angka koperasi yang tidak aktif akan terus menurun.

Ia menjelaskan, koperasi di Indonesia setiap tahun terus menunjukkan peningkatan aktif dalam menumbuhkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan koperasi rata-rata nasional dalam beberap tahun terakhir Juga menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi dari sekitar 1 SO ribu menjadi 177.482 unit koperasi.

Berbagai upaya ditempuh agar koperasi di Indonesia tetap aktif salah satunya dengan menumbuh kembangkan pelaku usaha UKM yang tersebar di Tanah Alr sehingga perekonomian nasional dapat tumbuh tinggi.

Pertumbuhan eknoml di tanah alr pada 2014 ditargetkan 7,7 persen dan pengurangan angka kemiskinan B persen serta pengangguran S persen.Pemberdayaan koperasi UKM dengan pelaku usaha sebanyak 53 Juta unit di Tanah Alr, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,kata dia.

Menteri Koperasi dan UKM Itu lebih lanjut mengatakan, pertumbuhan ekonomi sebesar Itu sepertinya tidak sulit dicapai melihat semua potensi yang ada dapat dimaksimalkan dengan baik.

Sementara itu, koperasi di Lampung saat Ini berjumlah sekitar 3.400 unit. Dari Jumlah Itu yang tidak aktif sekitar S persen. Koperasi di Lampung dapat tumbuh dan berkembang mengingat potensi pelaku usaha UKM yang cukup tinggi."

 

Sumber : Jurnal Nasional

 

LAYANAN PUBLIK

CALL-CENTER-KUKM-500587.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini847
mod_vvisit_counterKemarin3591
mod_vvisit_counterMinggu ini847
mod_vvisit_counterMinggu lalu28888
mod_vvisit_counterBulan ini42062
mod_vvisit_counterBulan lalu75579
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5402154

We have: 34 guests, 18 bots online
IP: 54.196.199.77
 , 
Aug 23, 2014