Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

Image

Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI) telah memberikan pendampingan kepada kalangan usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) industri kreatif di Indonesia. Hal yang sama juga dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM. Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Chairul Djamhari menyatakan, pihaknya telah memberikan pendampingan dan bantuan sertifikasi HKI kepada kalangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) industri kreatif.

Pemerintah fasilitasi pendirian UKM Mart PDF Print E-mail
Monday, 31 October 2011 13:29

JAKARTA Kementerian Koperasi dan UKM tahun ini memfasilitasi pendirian 84 UKM Mart berbasis toko modern di seluruh Indonesia dikelola oleh koperasi sebagai salah satu solusi pemasaran produk usaha kecil menengah. Neddy Rafinaldy Halim, Deputi Bidang Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM mengatakan UKM Mart merupakan pengembangan usaha dari warung serba ada (Waserda)yang selama ini dikelola koperasi.

 

"Fasilitasi yang diberikan terhadap setiap pendirian UKM Mari berupa uang tunai Rp65 juta per unit. Dana ini diberikan melalui program bantuan sosial." ujarnya pekan lalu.

Peluncuran program fasilitasi pemerintah tersebut secara resmi direncanakan di Magelang, Jawa Tengah pada pertengahan November 2011 oleh Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan bersamaan peresmian satu unit pasar tradisional di daerah itu.

Menurut Neddy. di kawasan Magelang akan berdiri empatunit UKM Mart sehingga dipusatkan menjadi acara peresmian. Setelah itu akan dikembangkan secara bertahap ke seluruh wilayah hingga mencapai 84 titik.

Ada beberapa keuntungan dari pendirian UKM Mart, terutama bagi produsen berbagai komoditas lokal. Kebijakan yang ditetapkan Kementerian Koperasi dan UKM selaku instansi Pembina langsung Koperasi dan UKM, seluruh produk bisa dipasarkan melalui UKM Mart.

"Persyaratan standar terhadap komoditas yang dipasarkan memang ada, akan tetapi dise-suaikan oleh koperasi pengelola UKM Mart. Yang jelas, persaratannya tidak sesulit ketika produk UKM hendak dipasarkan melalui pasar modern," kata Neddy.

Adapun format pemasaran yang diberlakukan, mengacu pada formal ritel modem yang bersih, nyaman, dan dilengkapi sarana pendingin ruangan. Bagi produsen berbagai komoditas yang hendak memanfaatkan jaringan ini, diberi peluang berpartisipasi.

Karena dasar pengembangan UKM Mart adalah Waserda, maka standar luas gerai minimal 6x 12 rn. Sistem pelayanan atau trans-aksi juga akan dilengkapi fasilitas komputer yang mencerminkan pengelolaan toko modem.

"Jumlah koperasi di Indonesia saat ini 186.907 unit. Apabila 10% dari total itu memiliki Waserda dan dikembangkan menjadi gerai modem, maka UKM Mart bisa menjadi kekuatan besar," kata Neddy.

Setiap pendirian UKM Mart, dilengkapi dengan brand atau emblem khusus yang menjadi ciri khasnya. Seluruh sumber daya manusia juga dilengkapi dengan seragam khusus seperti halnya toko-toko modem lain di Indonesia.

Sumber : Bisnis Indonesia

 

LAYANAN PUBLIK

CALL-CENTER-KUKM-500587.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini7348
mod_vvisit_counterKemarin6062
mod_vvisit_counterMinggu ini25848
mod_vvisit_counterMinggu lalu25721
mod_vvisit_counterBulan ini120012
mod_vvisit_counterBulan lalu107959
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5661456

We have: 36 guests, 19 bots online
IP: 54.167.144.4
 , 
Oct 30, 2014