Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

ImagePelaku usaha kecil menengah (UKM) di kawasan tengah dan timur Indonesia berpeluang meningkatkan ekspor ke Brunei Darussalam, Malaysia, dan Filipina dengan memanfaatkan perjanjian kerja sama BIMP-EAGA. BIMP-EAGA {Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia and Phi-lipines East Asean Growth Area) merupakan kerja sama peningkatan pertumbuhan ekonomi kawasan di antara empat negara Asean.

Dana Pinjaman Bergulir LPDB Difokuskan ke Koperasi PDF Print E-mail
Thursday, 03 November 2011 10:38

Jakarta, SENTANA STRATEGI pengembangan bisnis LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) KUMKM sebagai BLU Lembaga Pembiayaan pada Kementerian Koperasi dan UKM RI, masih banyak fokus ke usaha perkoperasian.

Menurut Direktur Bisnis LPDB-KUMKM. Kemenkop dan UKM RI. Warso Widanarto. usaha koperasi itu adalah sokoguru perekonomian bangsa yang berjalan seiring untuk penguatan permodalan koperasi sektor riil.

Hal ini kata dia termasuk Koperasi Simpan Pinjam (KSP) untuk meminjamkan dana bergulir tersebut ke anggota-anggotanya dan pelaku UKM (Usaha Kecil dan Mikro) yang merupakan bagian dari katup pengaman penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan itu.

"Dalam memberikan dana pinjaman bergulir yang ditugaskan oleh Kemenkop dan UKM RI. pihak LPDB masih fokus kepada usaha perkoperasian sebagai sokoguru perekonomian bangsa. Penyaluran dana pinjaman bergulir tersebut yakni ke usaha Koperasi Simpan Pinjam (KSP)/USP untuk para anggotanya dan para UKM. Juga bagi usaha koperasi sektor riil sekaligus penguatan permodalan agar berkembang dan mampu bersaing dengan usaha lainnya," katanya kepada SENTANA di ruang kerjanya. Rabu (2/11).

"Sedangkan UKM yang belum menjadi anggota koperasi bisa datang meminjam ke KSP dan atau boleh mereka membentuk usaha koperasi karena kampanye gemar berkoperasi digencarkan oleh pemerintah dalam hal ini Kemenkop dan UKM RI," (mbah Warso la mengatakan, keterbatasan anggaran/dana bergulir dari pemerintah maka 5 700 koperasi pemohon dana pinjaman bergulir, apabila ditambah dan UKM tentu harus membutuhkan dana Rp 14 triliun. "Itu tak mudah terpenuhi. Tetapi kita analisis dulu para koperasi pemohon sesuai standar persyaratan sebelum memberikan Akad Pinjaman secara gradual bertahap diesuaikan dengan ketersediaan dana bergulir baik dari pemerintah maupun yangada di LPDB." paparnya.

Menjawab pertanyaan Warso mengatakan, bahwa koperasi yang sebelumnya sudah meminjam ke pihak lain bila dianggap mampu untuk mengembalikan dilihat dari prospek usaha dari laporan laba-rugi (Neracanya), tetap memungkinkan untuk menerima dana pinjaman bergulir dari LPDB. "Kita menganalisa neracanya, meski sudah meminjam ke pihak lainnya, memungkinkan untuk mendapatkan pinjaman bergulir dan kita." tambahnya.

Terkait tenaga analisis apakah bersertifikat ahli analisis perkoperasian atau yang lainnya, menurut Warso saat ini memang sedang dipikirkan untuk menyiapkan tenaga bersertifikat, dan itu patut dipertimbangkan. "Tenaga bersertifikat/kompeten di LPDB itu ke depan meru-pakan masukan yang bagus sebagai bagian tak terpisahkan dan program. Memang perlu ada keseimbangan untuk mengembangkan LPDB ke depan, meski kita bisa dan mampu untuk itu." ujarnya.

Warso juga menambahkan, selama ini pihaknya telah memiliki data Daftar Nama Koperasi penerima dana pinjaman bergulir per kabupaten dan kota. "Jelas ada data daftar nama koperasi penerima dana pinjaman bergulir dan LPDB per kabupaten dan kota," ujarnya

Namun ia mengaku saat ini daftar nama koperasi penerima dana pinjaman bergulir itu belum bisa dipublikasikan.

"Sementara ini dirahasiakan dulu. Soalnya harus ada persetujuan dari direksi, terlebih sekarang ini banyak terjadi penipuan dan orang yang tak bertanggungjawab kepada pengelola koperasi. Penipu itu mencatut nama direksi dan menipu koperasi seolah-olah bisa menerima tambahan dana pinjaman bergulir asalkan mentransfer sejumlah uang." pungkasnya.

Sumber : Sentana

 

LAYANAN PUBLIK

CALL-CENTER-KUKM-500587.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1299
mod_vvisit_counterKemarin6638
mod_vvisit_counterMinggu ini19483
mod_vvisit_counterMinggu lalu22822
mod_vvisit_counterBulan ini82316
mod_vvisit_counterBulan lalu104130
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5018968

We have: 24 guests, 7 bots online
IP: 54.211.153.104
 , 
Apr 24, 2014