Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

ImageKementerian Koperasi dan UKM melakukan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Usaha KUMKM  daerah Wisata dan Usaha Mikro Perikanan Wilayah Pesisir di Kabupaten Belitung. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah pada tanggal 26 April 2010 telah melakukan Bimbingan Teknis Pemberdayaan Usaha KUMKM, bertempat di Hotel Grand Pesona Impian Kab. Belitung dengan peserta berjumlah 80 orang usaha mikro dan kecil (UMK), diantaranya bidang usaha wisata sebanyak 30 orang, pengolahan perikanan sebanyak 50 orang yang berasal dari Kab. Belitung dan Kab. Belitung Timur.

Koperasi simpan pinjam kian strategis PDF Print E-mail
Thursday, 17 November 2011 10:34

JAKARTA Peran koperasi simpan pinjam dan koperasi jasa keuangan dinilai strategis memberi kesempatan luas bagi masyarakat menjalankan aktivitas ekonominya. Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Pariaman Sinaga mengatakan hingga sejauh ini tercatat sudah terdapat 71.365 unit koperasi simpan pinjam (KSP) dan koperasi jasa keuangan (KJK) yang beroperasi di berbagai daerah.

"Sejauh itu pula total pemberian pembiayaan yang dilakukan oleh KSP/KJK hingga kini sudah mencapai Rp9.5 triliun," ujarnya dalam acara anugerah penghargaan KSP/KJK terbaik 2011. kemarin.

Dari sudut strategi pembangunan Indonesia, lanjut Pariaman, pemerintah memang ingin mewujudkan masyarakat sejahtera merata di seluruh daerah. Giranya. harus bisa memberi kesempatan luas kepada masyarakat menjalankan aktivitas ekonominya.

Adapun dari kebutuhan pembiayaan mikro, koperasi dinilai tepat sebagai andalan karena entitas usahanya adalah bisnis.

"Dari kedua perspektif inilah diseleksi KSP/KJK yang dinilai berprestasi dan layak mendapat " penghargaan untuk memacu kinerjanya dan tumbuhnya koperasi berkualitas di Tanah Air."

Dalam kaitan ini, lanjut Pariaman, pemerintah juga menginginkan KSP/KJK terus dikembangkan menjadi lembaga intermediasi di sektor keuangan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Sejauh ini jumlah keseluruhan koperasi di Indonesia yang tercatat 186.907 unit, secara de facto sudah masuk kelompok tiga besar Asia Tenggara. "Namun, diantara koperasi tersebut belum ada yang mampu menembus peringkat 300 besar dunia."

Untuk itu perlu strategi khusus agar bisa mengikuti jejak koperasi dari Asia yang telahmasuk 300 besar dunia sekitar 6 tahun lalu seperti Koperasi NTUC Singapura, Korea National Agriculture Cooperative Federation ataupun Koperasi Zen-Non Jepang.

"Koperasi-koperasi itu umumnya memiliki kelembagaan dan orientasi usaha yang kuat kepada anggota dan masyarakat umum, serta menerapkan manajemen usaha yang efisien."

KSP terbaik

Dari delapan KSP/KJK yang diberi penghargaan dalam ajang KSP/KJK Award 2011 tersebut, dua di antaranya merupakan koperasi terbaik pertama dan kedua yakni Koperasi Simpan Pinjam Jasa Pekalongan dan Koperasi Simpan Pinjam Nasari Semarang.

Predikat terbaik itu didapat setelah kedua KSP asal Jawa Tengah tersebut menyabet dua da-ri 10 kategori penghargaan yang dinilai. Kospin Jasa tercatat paling luas jangkauan pelayanan dan paling baik sistem informasi laporan keuangannya.

Adapun KSP Nasari memenangi kategori paling cepat pertumbuhan asetnya serta memiliki struktur organisasi usaha paling dinamis sesuai dengan fungsinya sebagai lembaga intermediasi.

Penghargaan khusus sebagai koperasi favorit diberikan kepada Koperasi Sejahtera Bersama Bogor yang dinilai berhasil mengembangkan usaha saling terkait dan mendukung.

Enam kategori lain bagi KSP/ KJK atau didapat KSP Artha Mulia Semarang sebagai paling tertib melakukan pencatatan keanggotaan.

Jumlah KSP/KJK yang diseleksi sekitar 320 unit dari jumlah keseluruhan 71.365 unit.

"Penghargaan hagi KSP/KJK terbaik diharapkan mampu memotivasi kemajuan gerakan koperasi Indonesia, khususnya untuk simpan pinjam."

Pengurus Kospin Jasa dan KSP Nasari menyatakan siap menjadikan momentum penghargaan yang diberikan kepada gerakan koperasi untuk meningkatkan kinerja menuju sasaran 300 koperasi besar dunia.

Andy Arslan Djunaid. Wakil Ketua Kospin Jasa, mengatakan secara umum esensi penghargaan itu bagi kepada seluruh gerakan koperasi, khususnya bagi KSP/KJK yang jadi sasaran penilaian Kementerian Koperasi dan UKM

"Penghargaan ini harus bisa dijadikan stimulan bagi gerakan koperasi untuk lebih berprestasi, terutama menuju target masuk 300 besar dunia, dan persiapannya harus dilakukan sejak awal," ujarnya.

Sahala Panggabean, Ketua KSP Nasari Semarang, juga menilai penghargaan ini merupakan kehormatan bagi seluruh insan atau gerakan koperasi di Indonesia.

"Ini menjadi sejarah dalam gerakan pembiayaan usaha mikro Indonesia, dan penghargaan ini harus disambut untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang butuh pembiayaan."

Sumber : Bisnis Indonesia

 

LAYANAN PUBLIK

CALL-CENTER-KUKM-500587.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1956
mod_vvisit_counterKemarin2735
mod_vvisit_counterMinggu ini4691
mod_vvisit_counterMinggu lalu24906
mod_vvisit_counterBulan ini79703
mod_vvisit_counterBulan lalu73393
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5513188

We have: 56 guests, 12 bots online
IP: 54.161.133.166
 , 
Sep 23, 2014