Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

ImagePelaku usaha kecil menengah (UKM) di kawasan tengah dan timur Indonesia berpeluang meningkatkan ekspor ke Brunei Darussalam, Malaysia, dan Filipina dengan memanfaatkan perjanjian kerja sama BIMP-EAGA. BIMP-EAGA {Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia and Phi-lipines East Asean Growth Area) merupakan kerja sama peningkatan pertumbuhan ekonomi kawasan di antara empat negara Asean.

UKM CIANJUR Terkendala Kerusakan Infrastruktur PDF Print E-mail
Written by Artikel   
Monday, 20 February 2012 10:46

JAKARTA: Pemerintah meminta infrastruktur seluruh Kabupaten Cianjur, Jawa Barat segera diperbaiki untuk meningkatkan peranserta pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam pengembangan ekonomi setempat. Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan menegaskan itu kepada Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh saat bersilaturahmi dengan masyarakat koperasi usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) di Pondok Pesantren Daarul Hasan, Cianjur (Minggu, 19 Februari 2012).

"Selain bisa meningkatkan aktivitas KUMKM, Cianjur bisa semakin layak menjadi tetangga Provinsi DKI Jakarta sebagai pusat Ibu Kota Indonesia. Oleh karena itu seluruh infrastruktur di Cianjur agar diperbaiki. Khususnya infrastruktur jalan," ujarnya.

Usulan itu disampaikan Sjarifuddin Hasan, karena tingkat kemampuan dan perekonomian Cianjur cukup baik bila dibandingkan dengan kabupaten lain di Indonesia. Jika ditata lebih baik, maka perekonomian setempat bisa lebih meningkat.

Setelah infrastruktur diperbaiki, dia meminta seluruh pelaku KUMKM  terus diberdayakan. Meski jumlah koperasi terus meningkat di Cianjur, namun Menteri Koperasi dan UKM minta agar peranannya terus ditingkatkan karena akan mendorong ekonomi daerah. "Peran pelaku KUMKM saya yakini makin optimal ketika transportasi darat untuk mengangkut hasil pertanian juga lancar," tandas Sjarifuddin Hasan.

Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh, menjelaskan pengembangan KUMKM di daerahnya memang sangat strategis karena sektor riil mampu menyediakan lapangan kerja maupun meningkatkan pendapatan. "Kegiatan KUMKM juga berperan bagi pemerataan perekonomian masyarakat. KUMKM bisa dikatakan menjadi roh bagi peningkatan ekonomi rumah tangga maupun pelaku usaha mikro dan kecil," tukas Tjetjep Muchtar.

Jumlah koperasi di Cianjur saat ini sebanyak 1.293 unit serta sekitar 62.000 pelaku usaha berstatus usaha mikro dan kecil. Pemerintah Kabupaten Cianjur melaui Dinas Koperasi dan UKM juga terus meningkatkan peranan pelaku KUMKM yang berdampak bagi peningkatan ekonomi.

 

Sumber : Bisnis Indonesia

 

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2134
mod_vvisit_counterKemarin3528
mod_vvisit_counterMinggu ini21807
mod_vvisit_counterMinggu lalu26604
mod_vvisit_counterBulan ini71086
mod_vvisit_counterBulan lalu123517
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5859155

We have: 44 guests, 8 bots online
IP: 54.211.34.105
 , 
Dec 19, 2014