Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri
Kementerian Negara Koperasi dan UKM : Muda Berani Usaha PDF Print E-mail
Written by Artikel   
Friday, 16 March 2012 10:50

Setahun Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) dicanangkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, telah meningkatkan jumlah wirausaha muda secara signifikan.
Muda, masih mahasiswa dan sudah terjun dalam dunia usaha? Ini pola pikir yang harus ditanamkan dalam benak generasi muda saat ini. Orang terkaya di dunia seperti Steve Jobs (Apple). Bill Gates (Microsoft), dan Mark Zuckenberg [Faccbook) mengawali bisnis saat masih di bangku kuliah.
Wirausaha atau entrepreneur menjadi semangat yang kini perlu dikembangkan di kalangan muda terdidik. Selain mengasah semangat berusaha dan dan tidak menunggu lowongan di perusahaan, juga membuka lapangan pekerjaan.
Namun untuk mengasah para pemuda bermental wirausahawan perlu kerja sama setiap pemangku atau stakeholders. Mulai dari pemerintah, swasta dan pelaku usaha.

Oleh karenanya, pemerintah menggulirkan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN). Sebuah program yang dapat memotivasi generasi muda menjadi wirausaha pada 2 Februari 2011. Ternyata program yang dicanangkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan hasil menggembirakan sejak setahun digulirkan.

Pada 2011, terdata jumlah wirausaha di Indonesia baru sebanyak 0,24 persen dari total populasi penduduk. Namun ternyata angka ini meningkat, menjadi 1,56 persen atau sekitar 3.744.000 orang dari jumlah penduduk Indonesia.

Melihat angka pencapaian ini, Menteri Negara Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan, mengaku optimistis target wirausaha sebanyak dua persen dari total populasi penduduk, dapat tercapai bahkan terlampaui. "Padahal angka dua persen itu kami targetkan tercapai pada 2014," katanya di Gedung SME Jakarta, Rabu (7/)). Menyebutkan sejumlah sinyalemen positif. Saat ini Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang bagus, serta memperoleh investment grade berdasarkan Moodys Investor Service dan Fitch Ratings.

Peringatan GKN pada 8 Maret 2012, menjadi momentum guna membangkitkan kembali semangat dan motivasi masyarakat tentang peran strategis kewirausahaan dalam memberikan kontribusi pengembangan perekonomian yang telah dicanangkan oleh Presiden RI pada 2 Februari 2011 lalu.

Agar target tercapai, Kementerian Negara Koperasi dan UKM akan mengembangkan inkubator bisnis dan teknologi melalui empat perguruan tinggi negeri. Sebagai pusat layanan kepada wirausaha pemula, khususnya dalam hal pendampingan keperluan finansial, peningkatan kapasitas, teknologi, dan mendapatkan hak paten.

Adapun tahun ini kementerian mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk pendidikan dan pelatihan tenant di 15 inkubator di 12 provinsi.

Koperasi akan dimanfaatkan untuk perluasan jaringan usaha melalui kemitraan, serta penerapan kemitraan bersama usaha besar dengan pola pencangkokan untuk memperkecil tingkat kegagalan dan menumbuhkan wirausaha baru di Indonesia. Serta, memfasilitasi jaringan distribusi dan produksi.

Jenis usaha bisa dimulai dari hobi, pengalaman atau hasil interaksi dengan lingkungan. Dan khususnya industri kreatif, teknologi informasi, dan kerajinan, menjadi sektor yang kini berkembang pesat.

Pemerintah siap menjembatani dengan seluruh stakeholders. Antar kementerian/lembaga, perbankan, BUMN, perguruan tinggi, dan pelaku usaha. Namun kembali lagi kepada generasi muda untuk membudayakan masyarakat wirausaha ini. "Semangat tidak menyerah dan berani menanggung risiko. Kegagalan adalah proses pembelajaran," ujar Sjarifuddin kepada wirausaha muda atau calon wirausaha.

Sumber : Koran Tempo

 

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini3432
mod_vvisit_counterKemarin2395
mod_vvisit_counterMinggu ini5827
mod_vvisit_counterMinggu lalu22326
mod_vvisit_counterBulan ini103486
mod_vvisit_counterBulan lalu123517
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5891555

We have: 34 guests, 7 bots online
IP: 54.87.179.107
 , 
Dec 29, 2014