Klik pada gambar di bawah ini untuk mengaktifkan slideshow

Galeri

ImagePelaku usaha kecil menengah (UKM) di kawasan tengah dan timur Indonesia berpeluang meningkatkan ekspor ke Brunei Darussalam, Malaysia, dan Filipina dengan memanfaatkan perjanjian kerja sama BIMP-EAGA. BIMP-EAGA {Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia and Phi-lipines East Asean Growth Area) merupakan kerja sama peningkatan pertumbuhan ekonomi kawasan di antara empat negara Asean.

Telkom Flexi Gandeng UKM Perluas Private Cluster

PT Telkom Tbk Divisi Flexi menggandeng pengusaha skala kecil dan menengah (UKM) untuk memperluas program gugus khusus (private cluster). Hal tersebut dilakukan untuk mengembangkan industri telekomunikasi di kawasan rural.


Deputy Commerce Telkom Flexi Judi Achmadi, kemarin, di Jakarta mengatakan gugus khusus itu untuk memberdayakan area rural yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi oleh operator lain.Aktivitas yang dilakukan dalam pemberdayaan gugus khusus itu antara lain melalui kerja sama dengan pelaku UKM yang bergerak di bisnis penjualan kartu perdana dan pulsa."Mereka akan diberi keleluasaan mengembangkan layanan dengan dukungan Divisi Telkom," turur dia.

Dukungan yang diberikan, lanjutnya, berupa dukungan pemasaran seperti pembuatan kartu perdana sesuai dengan identitas daerah dan tarif khusus. "Kami berniat merangsang para UKM berkompetisi," ujar dia.Program itu terbukti meningkatkan tingkat okupansi infrastruktur yang tersedia di 126 kabupaten dengan 378 menara (base transceiver station (BTS) menjadi tiga kali lipat dari sebelumnya hanya 40%. Bahkan, lanjut dia, tingkat isi ulang pulsa juga mengalami pertumbuhan mencapai 90% dari Rpl,56 miliar menjadi Rp3 miliar. Hal itu mendongkrak angka penjualannaik empat kali lipat dari 120 ribu nomor menjadi 600 ribu nomor.

"Hal membuat pendapatan di area cluster naik 45% dari Rpl,5 miliar menjadi sekitar Rp2,2 miliar," ucapnya.Program gugus khusus itu sebelumnya diadakan di Purwakarta pada Desember 2009. Menurut rencana, Divisi Flexi akan memperluas program itu ke 126 kabupaten yang tersebar di Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan. Daerah tersebut akan mendapat peningkatan infrastruktur telekomunikasi karena belum terjangkau operator lain.Dukungan lain, jelasnya, diberikan melalui pemberian nomor khusus bagi pelaku usaha agar mudah berpromosi."Kami juga sedang menggarap agar komunitas UKM itu bisa menggunakan Flexi. Kalau biasanya nomor khusus itu mahal sampai Rp250 ribu, untuk UKM kita berikan harga sangat murah," papar dia.

Sumber : Media Indonesia

 

LAYANAN PUBLIK

CALL-CENTER-KUKM-500587.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini5878
mod_vvisit_counterKemarin3528
mod_vvisit_counterMinggu ini12249
mod_vvisit_counterMinggu lalu29133
mod_vvisit_counterBulan ini77849
mod_vvisit_counterBulan lalu107959
mod_vvisit_counterTotal kunjungan5619293

We have: 23 guests, 53 bots online
IP: 54.234.0.85
 , 
Oct 21, 2014